Hari ini tepat tanggal 16 September 2015 (setidaknya tulisan
ini dibuat, mungkin sedikit telat dalam melakukan posting) merupakan hari
bersejarah bagi sohibku. Ciie yang berhasil move on dan married :D
Kita memang tak pernah tau siapa jodoh yang dipilihkan Sang
Penguasa alam. Seberapa besar perasaan yang kita berikan kepada ‘someone’ tapi
kalo memang namanya tidak tertulis di Lauhul Mahfuz hanya akan menambah
deretan mantan saja :D Walaupun dua
sejoli sama-sama mempunyai perasaan yang sama, bertekad menyatukan komitmen
namun jika pelabuhan terakhir cintanya berbeda tentu saja tak bisa menepi pada
satu pelabuhan yang sama.
Sebaliknya, meskipun awalnya kita sama sekali tidak
menyukainya, tidak menaruh perasaan lebih padanya, jika memang Tuhan telah
menulis namanya untuk kita pasti ada saja yang membuat kita bersatu. Tak peduli
berapa jarak yang ditempuh, seberapa lautan yang kau seberangi dan seberapa
gunung yang kau daki. Yah! Tulang rusuk dan
pemiliknya memang tak bisa tertukar :D





